Sstt.. Puluhan Tahun Tambang Vale Belum Digarap Optimal?

Semester 1 2019, Pendapatan Vale Merosot (CNBC Indonesia TV)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tak menampik bahwa PT Vale Indonesia Tbk (INCO) selama ini belum optimal mengelola lahan tambang yang mereka garap.

Padahal, Kontrak Karya Vale telah ditandatangani sejak 1968 lalu, artinya sudah lebih dari 50 tahun Vale melakukan kegiatan penambangan di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif.

Adapun luas wilayah tambang nikel Vale yang tercatat di Kontrak Karya mencapai sebesar 118.017 hektar.

“Itu kan persoalan dari dulu yang muncul, tapi kan mereka yang lebih tahu semua rencana pengelolaan wilayah, kan sudah mereka masukkan di Ditjen Minerba,” kata dia saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (03/03/2023).

Sementara itu, Irwandy sendiri belum mengetahui secara pasti apakah PT Vale Indonesia sudah mengajukan perpanjangan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Namun yang pasti, proses evaluasinya masih berjalan.

“Saya enggak tahu apakah sudah menyampaikan apa belum,” katanya.

Adapun luas wilayah tambang nikel Vale yang tercatat di Kontrak Karya mencapai sebesar 118.017 hektar.

“Itu kan persoalan dari dulu yang muncul, tapi kan mereka yang lebih tahu semua rencana pengelolaan wilayah, kan sudah mereka masukkan di Ditjen Minerba,” kata dia saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (03/03/2023).

Sementara itu, Irwandy sendiri belum mengetahui secara pasti apakah PT Vale Indonesia sudah mengajukan perpanjangan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Namun yang pasti, proses evaluasinya masih berjalan.

“Saya enggak tahu apakah sudah menyampaikan apa belum,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*